ANALISIS HUBUNGAN PENATAAN RUANG TOKO DENGAN MINAT BELI   KONSUMEN (STUDI PADA MINI MARKET SRI MART)

 

  Yang dipersiapkan dan disusun oleh:

 No

Nama

NISN

1

Mutiara

0096280610

2

     Azkiya Khadijah Asyraf

3105250203

3 

Mitha Gracella

0093659400

4

Suci Ramadani

3109047524

 

 

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Penelitian

   Kemudahan dalam proses belanja di toko mengakibatkan masyarakat lebih tertarik untuk berbelanja di toko karena menarik dan mempertahankan konsumen menjadi kunci keberhasilan bagi setiap bisnis, termasuk toko swalayan seperti Srimart. Salah satu aspek penting dalam menciptakan pengalaman berbelanja yang menarik adalah penataan ruang toko. Lebih dari sekadar menyediakan produk yang beragam dan berkualitas, menciptakan pengalaman berbelanja yang positif menjadi faktor penting dalam mendorong minat beli konsumen (Luthman, A. Y. 2020).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Trimintarsih, T., & Triharso, A. (2021) Penataan ruang toko, yang meliputi tata letak (layout), tampilan produk (display), dan atmosfer toko (misalnya, pencahayaan, musik, aroma), memiliki peran signifikan dalam mempengaruhi perilaku konsumen. Tata letak yang efektif dapat memudahkan konsumen dalam menavigasi toko dan menemukan produk yang mereka cari. Tampilan produk yang menarik dan strategis dapat membangkitkan perhatian dan keinginan untuk membeli produk, bahkan yang tidak direncanakan sebelumnya. Sementara itu, suasana toko yang nyaman dan menyenangkan dapat menciptakan emosi positif yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan dan minat beli konsumen.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa penataan ruang toko yang baik dapat meningkatkan daya tarik toko, memperpanjang waktu tinggal konsumen di dalam toko, dan pada akhirnya meningkatkan penjualan. Sebaliknya, penataan ruang yang buruk dapat menyebabkan kebingungan, kekecewaan, dan bahkan membuat konsumen enggan berbelanja (Pambudi, A. R. 2019).

Srimart, tentu menyadari pentingnya menarik perhatian konsumen dan mendorong mereka untuk melakukan pembelian. Namun, pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana penataan ruang toko yang diterapkan saat ini mempengaruhi minat beli konsumennya menjadi penting untuk mengoptimalkan strategi pemasaran dan meningkatkan kinerja penjualan.

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih mendalam pengaruh penataan ruang toko (yang meliputi tata letak, tampilan produk, dan atmosfer) terhadap minat beli konsumen di Srimart. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi manajemen Srimart dalam mengambil keputusan terkait penataan ruang toko yang lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan minat beli konsumen dan memperkuat posisi mereka di pasar ritel. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi khususnya dalam konteks pengaruh lingkungan fisik toko terhadap perilaku konsumen.                                                          

B.                 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang dipaparkan diatas, maka penulis telah merumuskan pada penelitian ini yaitu:

    Bagaimana Penataan Ruang Toko Di Srimart?

C.                 Tujuan Penelitian 

    Bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penataan Ruang Toko Di Srimart seperti dekat pintu masuk terdapat kasir dan aksesoris, kategori belum tersusun dengan rapih, misalnya seperti: alat mandi berada di staf skincare, dan aksesoris berada di staf makanan.                                                                    

 

                                                                                                                    

KAJIAN TEORI

A. Penataan Ruang Toko

Dalam EMaBi: Ekonomi dan Manajemen Bisnis (2022), Susanto dan Yoyo menjelaskan bahwa penataan itu adalah sebuah perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian penataan ruang, untuk mewujudkan ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Ada juga proses mengatur, menyusun, atau menempatkan sesuatu agar tertata rapi, teratur, dan berfungsi dengan baik sesuai tujuan.

Menurut Rumata, Nini Apriani., dkk(2022) menjelaskan bahwa ruang toko adalah konsep yang merujuk pada struktur dan pola pemanfaatan suatu ruang atau wilayah,tempat dimana aktivitas perdagangan terjadi, yaitu memajang, menyimpan, dan menjual barang atau jasa.Jadi Penataan ruang toko merupakan pengaturan elemen-elemen fisik di dalam toko seperti tata letak barang, jalur sirkulasi pengunjung, pencahayaan, dekorasi, serta kebersihan lingkungan toko. Menurut Dewi et al. (2024), penataan ruang yang baik dapat menciptakan suasana belanja yang nyaman dan menarik, sehingga memperbesar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian.

 Aspek-aspek penting dalam penataan ruang toko meliputi:

. Tata Letak [Layout] 

  Pengaturan lokasi produk agar mudah diakses dan dilihat konsumen.

. Visual Merchandising

 Penataan visual produk agar tampil menarik.

. Sirkulasi Ruang

Jalur pergerakan yang memudahkan konsumen menjelajah seluruh area toko.

. Pencahayaan dan Warna

Penggunaan cahaya dan warna yang sesuai untuk menciptakan suasana belanja yang positif.

. Kebersihan dan Kerapian

Lingkungan toko yang bersih dan rapi meningkatkan kenyamanan konsumen.

 

B. Minat Beli Konsumen

Menurut Sari et al. (2024) dalam Bisman: The Journal of Business and Management menjelaskan bahwa Minat beli merupakan indikator penting bagi pemasar karena seringkali menjadi langkah awal sebelum tindakan pembelian yang sebenarnya terjadi. Faktor-faktor seperti persepsi terhadap produk, sikap terhadap merek, pengaruh sosial, dan tentu saja, penataan ruang toko,dapat mempengaruhi minat beli konsumen. kecenderungan atau keinginan konsumen untuk membeli suatu produk atau jasa di masa depan. Kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu,yaitu minat. menunjukan kesadaran bahwa suatu hal atau aktivitas memiliki hubungan dengan diri sendiri, kebutuhan atau keinginan.

 Menurut (Bekti & Wahyudi, 2022) menjelaskan bahwa beli itu adalah tahap penting dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Ini adalah tindakan nyata di mana konsumen menukarkan sumber daya mereka untuk mendapatkan produk atau layanan yang mereka inginkan atau butuhkan. Rusmiati dan Enjang Suherman (2024) dalam PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen menyebutkan bahwa minat beli sendiri merupakan tahap sebelum tindakan pembelian terjadi, yang menunjukkan kecenderungan atau keinginan konsumen untuk melakukan pembelian di masa depan. memperoleh kepemilikan, hak atas penggunaan atau layanan untuk pembayaran khususnya uang. Contoh membeli: membeli mobil, membeli saham di perusahaan.

  Menurut Lathifah, N. (2023) menjelaskan bahwa konsumen itu adalah individu atau kelompok yang berpotensi atau telah berbelanja di toko Srimart dan menjadi target dari upaya penataan ruang toko tersebut. Minat beli konsumen Srimart inilah yang ingin kamu teliti bagaimana dipengaruhi oleh elemen-elemen penataan ruang toko. Setiap orang atau kelompok yang membeli dan menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan atau keinginannya, baik untuk kebutuhan pribadi, keluarga, atau bisnis. Mereka adalah pihak yang menggunakan produk atau layanan sebagian dari kegiatan ekonomi.

   Jadi Minat beli merupakan tahap psikologis sebelum keputusan pembelian, di mana konsumen menunjukkan ketertarikan terhadap suatu produk atau layanan. Dalam Manajemen: Jurnal Ekonomi (2024), Rohali dan Paludi menyebutkan minat beli dapat diartikan sebagai keinginan konsumen untuk membeli produk setelah mengalami proses pertimbangan yang matang.

Indikator Minat Beli antara lain:

. Keinginan untuk mencari informasi tentang produk.

. Ketertarikan terhadap produk tertentu.

. Keinginan untuk mencoba atau membeli produk.

. Kecenderungan merekomendasikan produk kepada orang lain.

C.                 Hubungan Penataan Ruang Toko dengan Minat Beli Konsumen

Era digital merupakan suatu masa di mana sebagian besar masyarakat pada era tersebut menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. (Rahayu, 2019) Perkembangan teknologi digital ini salah satu perkembangannya adalah dimana mulai hadirnya komputer, dengan adanya komputer dapat membawa perubahan dalam pembuatan batik yang awalnya menggunakan proses pembuatan tradisional seperti batik tulis,batik cap,dan batik semi tulis kini berubah menjadi batik printing. Hal ini dapat membuat manusia semakin dimudahkan dengan adanya alat-alat teknologi yang canggih untuk membantu dalam menyelesaikan pekerjaannya sehari-hari. Dan era digital kini telah menjadi bagian kehidupan keseharian dalam masyarakat, khususnya generasi muda yang akan mengubah pola kehidupan. 

D.                 Kerangka Pemikiran

Berdasarkan uraian di atas, maka kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah bahwa penataan ruang toko (meliputi tata letak produk, visual merchandising, pencahayaan, sirkulasi, dan kebersihan) berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen di Srimart.

                                                                              

METODE PENELITIAN

A.Metode Yang Digunakan   

Metode yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif yaitu suatu metode dalam meneliti sekelompok manusia, suatu objek,suatu sistem pemikiran atau suatu peristiwa di masa sekarang. Dimana tujuannya untuk membuat deskriptif, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta secara hubungan antara variabel.

B.Sumber Data

Untuk menunjang pembahasan dalam penelitian ini, adapun sumber data yang digunakan adalah sebagai berikut:

1.                   Data Primer

Data primer adalah data yang dikumpulkan dan diperoleh secara langsung dari responden dengan menggunakan angket. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan cara menyebarkan angket kepada konsumen yang melakukan pembelian di Srimart.

2.                   Data sekunder

 Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek yang diteliti. Data ini literature, majalah dan dokumen yang diperlukan untuk penyusunan penelitian ini.

 C. Alat Pengumpulan Data

Kegiatan pengumpulan data merupakan usaha secara operasional dalam melaksanakan penelitian yang dapat memberikan pengaruh positif bagi pelaksanaan analisa dan interpretasi data. Berkaitan dengan hal tersebut,maka teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yang relevan dengan permasalahan penelitian adalah:  

1.                   Observasi

 Yaitu cara pengumpulan data dengan melakukan pengamatan langsung pada objek penelitian.

2.                   Wawancara

Yaitu pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab secara langsung kepada beberapa orang yang berkaitan dengan penelitian.

3.                   Kuesioner  

Teknik pengambilan data dengan cara menyebarkan angket atau daftar pertanyaan yang telah disusun kepada responden. Metode ini dilakukan untuk memperoleh data primer yaitu dengan cara meminta responden mengisi kuesioner yang berisi pernyataan pernyataan yang disusun kepada konsumen yang berbelanja di Srimart, Kota ciamis. Kuesioner ini disebarkan kepada 5 responden.

4.                   Dokumentasi

Mengumpulkan data dari dokumen-dokumen yang ada pada perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan penelitian.

D. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan di pondok pesantren raudhatul irfan Jl. Jenderal Ahmad Yani No.257, kertasari, kecamatan ciamis, kabupaten ciamis, jawa barat 46213, pada hari senin, tanggal 21, bulan april, 2025.

 

HASIL PENELITIAN

A.  Pembahasan

      Berdasarkan temuan hasil penelitian dalam bentuk wawancara dan dokumentasi yang kemudian dilakukan analisis data temuan hasil penelitian akan dilakukan pembahasan sesuai dengan teori dan logika. Agar lebih terperinci dan terurai, maka dalam pembahasan ini akan disajikan sesuai dengan permasalahan yang diteliti.  Kami mengambil 5 orang konsumen yang sering berbelanja di toko Srimart 

 1. menurut konsumen 

    Nama : Siti Nisa 

   Kelas: 7.A SMPIT IQBS

1.             Menurut anda,bagaimana tata letak Srimart dibandingkan dengan toko lain? tidak sesuai   produk dan harga

2.             Apakah anda merasa mudah menemukan produk yang anda butuhkan di Srimart? lumayan mudah

3.             Menurut anda area tertentu di Srimart yang menurut anda kurang nyaman atau sulit di akses? tidak

4.             Menurut anda apakah produk produk di Srimart sudah dikelompokan dengan baik? lumayan baik

5.             Apakah ada produk yang sulit ditemukan ditoko? jika ya,produk apa? skincare

6.             Apakah penempatan produk didekat kasir menarik perhatian anda untuk membeli sesuatu  secara implusif? sangat menarik

  7.Apakah penataan rak dan lorong di Srimart membuat anda merasa nyaman saat berbelanja? sangat nyaman

8.             Bagaimana menurut anda mengenai pencahayaan,kebersihan,dan spasi antar rak di Srimart? lumayan baik

9.             Apakah anda merasa tata letak toko mempengaruhi keputusan anda untuk berbelanja di Srimart? sangat nyaman

10.          Menurut anda,apakah tata letak Srimart membuat anda ingin berbelanja lebih lama atau lebih cepat? lebih cepat

 

  Nama : Aufa  

    Kelas: 8.A SMPIT IQBS    

1.                   Menurut anda,bagaimana tata letak Srimart dibandingkan dengan toko lain? sangat baik dibanding dengan yang lain  

2.                   Apakah anda merasa mudah menemukan produk yang anda butuhkan di Srimart? ya,walaupun kadang ada produk yang tidak ada saat sedang dibutuhkan

3.                   Menurut anda area tertentu di Srimart yang menurut anda kurang nyaman atau sulit diakses? tidak ada

4.                   Menurut anda apakah produk produk di Srimart sudah dikelompokan dengan baik? ya,sudah cukup baik

5.                   Apakah ada produk yang sulit ditemukan ditoko? jika ya,produk apa? ya,seperti sunscreen pembalut dan parfum

6.                   Apakah penempatan produk di dekat kasir menarik perhatian anda untuk membeli seseuatu secara implusif? kadang-kadang

7.                   Apakah penataan rak dan lorong di Srimart membuat anda merasa nyaman saat berbelanja? ya

8.                   Bagaimana menurut anda mengenai pencahayaan, kebersihan, dan spasi antar rak di Srimart? sangat nyaman  

9.                   Apakah anda merasa tata letak toko mempengaruhi keputusan anda untuk berbelanja di Srimart? tidak

10.               Menurut anda, apakah tata letak Srimart membuat anda ingin berbelanja lebih lama atau lebih cepat? tidak sama sekali

Nama : Haspa

 Kelas: 8.A Smpit iqbs

1.Menurut anda,bagaimana tata letak Srimart dibandingkan dengan toko lain? unik dan mudah untuk mencari barang yang kita butuhkan

2.                   Apakah anda merasa mudah menemukan produk yang anda butuhkan di Srimart? ya

3.                   Menurut anda area tertentu di Srimart yang menurut anda kurang nyaman atau sulit diakses?

Tidak

4.                   Menurut anda apakah produk produk di Srimart sudah dikelompokan dengan baik? ya

5.                   Apakah ada produk yang sulit ditemukan ditoko? jika ya,produk apa? tidak

6.                   Apakah penempatan produk di dekat kasir menarik perhatian anda untuk membeli sesuatu secara implusif? ya

7.                   Apakah penataan rak dan lorong di Srimart membuat anda merasa nyaman saat berbelanja? Ya

8.                   Bagaimana menurut anda mengenai pencahayaan,kebersihan,dan spasi antar rak di Srimart? pencahayaan nya lumayan kebersihannya bagus

9.                   Apakah anda merasa tata letak toko mempengaruhi keputusan anda untuk berbelanja di Srimart? Tidak

10.Menurut anda,apakah tata letak Srimart membuat anda ingin berbelanja lebih lama atau lebih cepat? sesuai mood

 

Nama : Salwa

Kelas: 10.A Smait iqbs

1.                   Menurut anda,bagaimana tata letak Srimart dibandingkan dengan toko lain? bagus

2.                   Apakah anda merasa mudah menemukan produk yang anda butuhkan di Srimart? ya

3.                   Menurut anda area tertentu di Srimart yang menurut anda kurang nyaman atau sulit diakses? tidak ada

4.                   Menurut anda apakah produk produk di Srimart sudah dikelompokan dengan baik? sudah

5.                   Apakah ada produk yang sulit ditemukan ditoko? jika ya,produk apa? iya,sabun cuci muka kurang merek nya

6.                   Apakah penempatan produk didekat kasir menarik perhatian anda untuk membeli sesuatu secara implusif? ya

7.                   Apakah penataan rak dan lorong di Srimart membuat anda merasa nyaman saat berbelanja? ya

8.                   Bagaimana menurut anda mengenai pencahayaan, kebersihan, dan spasi antar rak di Srimart? pencahayaan nya biasa saja, kebersihannya udah bagus,biasa saja

9.                   Apakah anda merasa tata letak toko mempengaruhi keputusan anda untuk berbelanja di Srimart? tidak

10.               Menurut anda, apakah tata letak Srimart membuat anda ingin berbelanja lebih lama atau lebih cepat? iya

 

   Nama : Tyara qirania azzahra

   Kelas: 9.A Smpit iqbs

1.                   Menurut anda,bagaimana tata letak Srimart dibandingkan dengan toko lain? baik

2.                   Apakah anda merasa mudah menemukan produk yang anda butuhkan di Srimart? ya

3.                   Menurut ada area tertentu di Srimart yang menurut anda kurang nyaman atau sulit diakses? tidak ada

4.                   Menurut anda apakah produk produk di Srimart sudah dikelompokan dengan baik? Baik banget

5.                   Apakah ada produk yang sulit ditemukan ditoko? jika ya,produk apa? iya,skincare

6.                   Apakah penempatan produk didekat kasir menarik perhatian anda untuk membeli sesuatu secara implusif? Ya banget

7.                   Apakah penataan rak dan lorong di Srimart membuat anda merasa nyaman saat berbelanja? Biasa saja

8.                   Bagaimana menurut anda mengenai pencahayaan,kebersihan,dan spasi antar rak di Srimart? baik

9.                   Apakah anda merasa tata letak toko mempengaruhi keputusan anda untuk berbelanja di Srimart? Tidak juga

10.               Menurut anda,apakah tata letak Srimart membuat anda ingin berbelanja lebih lama atau lebih cepat? netral                                

 

KESIMPULAN

A.                 Simpulan

Berdasarkan Hasil Penelitian dari judul Analisis Hubungan Penataan Ruang Toko Dengan Minat Beli Konsumen ( Studi Pada Mini Market Sri Mart ) menjelaskan bahwa penataan itu adalah sebuah perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian penataan ruang, untuk mewujudkan ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Ada juga proses mengatur, menyusun, atau menempatkan sesuatu agar tertata rapih, teratur, dan berfungsi dengan sesuai tujuan. Misalnya penataan produk yang tertata rapih membuat konsumen memudahkan mencari produk yang diinginkan. Sebaliknya, penataan ruang yang buruk dapat menyebabkan kebingungan, kekecewaan, dan membuat konsumen enggan berbelanja. 

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih mendalam, analisis hubungan penataan ruang toko dengan minat beli konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi manajemen Srimart dalam mengambil keputusan terkait penataan ruang toko yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan minat beli konsumen dan memperkuat posisi mereka di pasar  ritel.

B.                 Saran

Berdasarkan hasil penelitian mengenai analisis hubungan penataan ruang toko dengan minat beli konsumen ( studi mini market Sri mart )

1.                   Untuk Pemilik/Pengelola Toko

    Disarankan untuk lebih memperhatikan penataan ruang toko,, seperti menjaga kerapihan tata letak produk, memperlebar lorong antar rak, meningkatkan pencahayaan, dan membuat tampilan toko lebih menarik. Hal ini penting untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dalam berbelanja dan mendorong minat beli mereka.

2.                   Untuk Konsumen

    Diharapkan konsumen dapat lebih memanfaatkan suasana toko yang nyaman untuk lebih selektif dalam memilih produk, sehingga pengalaman belanja menjadi lebih menyenangkan dan efektif.

 

DAFTAR PUSTAKA

Luthman, A. Y. (2020). Pengaruh Exterior, General Interior, Store Layout dan Interior Display 

Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Toko Agung Jaya Elektronik di Tenggarong. Jurnal 

Ekonomi          dan      Manajemen     Indonesia,        15(1), 30–40.             Diakses           dari https://ejurnal.unikarta.ac.id/index.php/jemi/article/view/398

Pambudi, A. R. (2019). Pengaruh Store Layout dan Food Quality Terhadap Minat Beli Ulang dan Customer Satisfaction pada Ready to Eat Bakery. Jurnal Manajemen pemasaran, 13

(1),10–19. Diakses dari https://jurnalpemasaran.petra.ac.id/index.php/mar/article/view/21583

Trimintarsih, T., & Triharso, A. (2021). Analisis Pengaruh Store Layout dan Kualitas Pelayanan  Terhadap Keputusan Beli Konsumen. Jurnal Ekuivalensi, 7(1), 50–58. Diakses dari  https://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/Ekuivalensi/article/view/496

 

Lathifah, N. (2023). Pengaruh General Interior, Store Layout dan Interior Display Terhadap

Minat Beli Konsumen Pada Swalayan Cut Nun Ulee Kareng Banda Aceh. Skripsi, UIN Ar-Raniry 

Banda Aceh. Diakses dari https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/34308/

Susanto, R., & Yoyo, S. (2022). Pengaruh Lokasi, Penataan Produk, dan Atribut Toko terhadap  Keputusan Pembelian Konsumen di Indomaret Modernland CR30 Kota Tangerang. EMaBi:  Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 7(2), 178–187. Diakses dari  https://jurnal.buddhidharma.ac.id/index.php/emabi/article/view/1675

Bekti,P.S.,& Wahyudi,A.(2022).Utilitas Konsumen Muslim. Al-Kharaj:Jurnal Ekonomi, Keuangan  & Bisnis Syariah, 4(3), 853–866.

Rumata, Nini Apriani.,dkk.(2022). Perencanaan Strategi Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana 

Kebakaran di Kota Makassar. Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman, Vol 7, No (1)

Rohali, S., & Paludi, R. (2024). Pengaruh Kualitas Produk, Sosial Media Marketing, dan Store 

Atmosphere terhadap Minat Beli Kembali Konsumen di Kopi Nako. Jurnal Ekonomi USI (JEUSI), 5(1), 31–43. Diakses dari https://jurnal.usi.ac.id/index.php/JEUSI/article/view/610

Rusmiati, R., & Suherman, E. (2024). Pengaruh Store Atmosphere terhadap Minat Beli Konsumen pada Kuliner Seblak Naik Daun. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 1(1),

18–25. Diakses dari https://teewanjournal.com/index.php/peng/article/view/891

Dewi, K. A. P., Ariyoga, T., & Suardani, A. A. P. (2024). Pengaruh Suasana Toko dan Promosi  terhadap Minat Beli Konsumen di Surf & Life Style Factory Outlet and Blue Panic Singaraja.  Jurnal Manajemen Indonesia, 12(1), 1–9. Diakses dari  https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JMI/article/view/9561

Sari, K. A., Rahadiyan, R., & Citra, I. (2024). Pengaruh Kelengkapan Produk, Tata Letak Toko, dan Fasilitas terhadap Minat Beli Ulang Konsumen di Swalayan Purnama Kabupaten Bantul. Bisman: The Journal of Business and Management, 6(1), 10–20. Diakses dari  https://ejurnal.unim.ac.id/index.php/bisman/article/view/2296

 

                                                              

LAMPIRAN